Posted by : Mieft Aenzeish Wednesday, 3 April 2013


Tentang Edelweis



Edelweis adalah bunga yang pasti sudah tak asing lagi bagi para penggiat alam bebas mendaki gunung, karena bunga abadi ini saat ini hanya mampu tumbuh dan besar di ketinggian gunung dan memerlukan sinar matahari penuh. Bunga cantik ini memang akrab dengan para pendaki dan mengilhami banyak orang melalui keindahan dan keabadian yang ditampilkannya. Tak heran kalau bunga ini disebut sebagai bunga abadi, karena mekar dalam waktu yang cukup lama.



Bunga edelweis asli atau yang sering disebut dengan Everlasting Flower sebenarnya adalah bunga Leontopodium yang hanya ada di pegunungan alpen, bukan bunga Edelweis Jawa atau Anaphalis javanica. Tapi apa daya sudah terlanjur, karena bunga ini yang sebenarnya bunga adalah serbuk kuning yang dalam waktu 1 - 3 hari setelah mekar akan rontok dan menyisakan kelopak bunganya saja.

Kelopak bunga yang tahan lama inilah yang sering 'dicolong" oleh para pendaki gunung. Dan mereka pun akhirnya kecolongan karena hanya membawa kelopak bunga abadi. Bunga Edelweiss merupakan spesies tanaman berbunga endemik yang banyak ditemukan di daerah pegunungan di Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok.

Bunga Edelweiss yang menyukai sinar matahari penuh ini dalam ukuran dewasa dapat mencapai 8 meter tingginya, tapi pada umumnya hanya mencapai tinggi kurang dari satu meter. Bunga edelweiss umumnya terlihat antara bulan April – Agustus, dimana pada sekitar akhir Juli – Agustus merupakan fase mekar terbaiknya.

Bunga Edelweiss ( Anaphalis javanica ) sangat popular dikalangan wisatawan. Bunga ini dikeringkan dan dijual sebagai souvenir. Kondisi ini menyebabkan spesies tanaman ini mengalami kelangkaan . Di wilayah gunung Bromo – Tengger Jawa Timur, tanaman ini dianggap punah. Jumlahnya yang terus menurun membuat tanaman ini termasuk yang dilindungi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango , Jawa Barat. Larangan untuk memetik bunga ini terpampang jelas, namun kerap kali pemetikan bunga Edelweiss sulit dihindarkan dari tangan - tangan jahil yang mencoba menyelundupkan bunga tersebut.

Kabar gembiranya, bunga Edelweis Jawa ( Anaphalis Javanica ) ini sudah banyak dibudidayakan oleh para petani di daerah Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah. Para petani ini membudidayakannya dengan cara menanam anakan yang tumbuh dari biji dan tersebar di sekitar pohon induknya serta ditanam di daerah dataran tinggi lebih dari 1000 mdpl, pada tanah liat berkapur atau berpasir dengan pH ( keasaman tanah ) antara 4 - 7.

Kemauan dan kesadaran yang gigih dari kita untuk membuat Edelweis tetap menjadi bunga abadi dan tumbuh di alamnya. Biarkan dia disana untuk menyambut para pendaki dengan indahnya. Jaga Edelweis dari hati.



Edelweis (kadang ditulis eidelweis) atau Edelweis Jawa (Javanese edelweiss) juga dikenal sebagai Bunga Abadi yang mempunyai nama latin Anaphalis javanica, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian maksimal 8 m dengan batang mencapai sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m.

Di balik keindahan dari bunga edelweis ternyata tersimpan sebuah mitos, dimana bagi yang memberikan bunga ini kepada pasangannya, maka cintanya akan abadi. Tidak sedikit para pencinta yang menjadikan bunga abadi ini menjadi salah satu hadiah spesial bagi pasangannya. Konon, hal itu dimaksudkan agar cintanya abadi.



Mmm.., kalau bicara mengenai mitos memang susah, meskipun terkadang itu tidak masuk akal. Tapi di lain sisi, ketika posisi kita telah menjadi korbannya, justru sebaliknya, “Mitos mampu mengalahkan sebuah logika dan keyakinan”. Nggak percaya? Coba deh tanyain ke teman-teman kamu mengenai hal ini. Atau mungkin diantara kamu memiliki cerita tersendiri mengenai mitos ini.

Siapa yang nggak tahu bunga edelweis, atau banyak orang yang memberikan istilah dengan bunga abadi. Kalau dilihat dari bentuknya bunga ini sangat cantik, dan di balik kecantikannya itu tersimpan makna ataupun mitos yang cukup banyak mempercayainya. Butuh perjuangan untuk mendapatkannya, karena bunga yang satu ini biasanya tumbuh di puncak-puncak atau lereng-lereng gunung.

Oleh karena itu kamu bisa membayangkan betapa susahnya untuk bisa memetik si bunga abadi ini. Orang bilang, “Untuk mendapatkan bunga edelweis yang indah, maka semakin besar resiko yang dihadapi”, karena nyawa adalah tantangannya. Mengingat bahwa bunga edelweis telah menjadi bunga yang langka dan dilindungi, razia juga salah satu resiko yang harus ditanggung.

Tapi.., fenomena yang ada sekarang ini justru mengharuskan kita agar dapat bijaksana dan membuat benang merah agar bunga edelweis tetap ada sebagai pelepas dahaga jika seandainya suatu saat kita berdiri di sebuah puncak yang tinggi, dimana sekeliling kita adalah hamparan bunga abadi ini. Save Edelweis!



So, kalau pacar kamu bertanya, “Kenapa kamu (tiba-tiba) nggak suka bunga edelweis? Bukankah itu bunga abadi yang bisa membuat cinta kita abadi seperti bunga edelweis?”. Cari alasan lain aja deh, yaa.. mungkin kamu bisa bilang, “Bunga itu terlalu indah untukku..”, “Aku gak tega melihatnya, karena hanya bunga ini puncak dan lembah di pegunungan menjadi indah..”, atau, “Cinta kita akan lebih indah dan abadi jika kamu memberikan bunga bank..”. Bagi yang percaya bahwa bunga edelweis bisa membuat cinta kamu abadi, akan lebih bijaksana kalau kamu justru membiarkan bunga itu tumbuh dan abadi sesuai pada tempatnya.

Kamu tidak akan pernah mendapatkan cinta abadi (dari sekuntum bunga abadi), tapi adalah cinta sejati (juga bukan dari sekuntum bunga Edelweis). Dan kamu justru tidak akan mendapatkan keduanya jika kamu tidak meyakini bahwa yang sedang kamu rasakan.



sumber :

http://www.belantaraindonesia.org/2010/12/tentang-edelweis.html
http://nova-retro.blogspot.com/2009/12/mitos-bunga-edelweis.html


49 komentar

  1. Begitu toh gan tentang mitosnya, Ane jadi tau nih.
    Nice share dan semoga sukses blognya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. :)

      ok sahabat, terimakasih telah berkunjung :)

      Delete
  2. Replies
    1. :)

      thanks gan sudah berkunjung :)

      sukses selalu yah :)

      Delete
  3. Mantap Keren Bro :D sukses selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks Sob,

      semoga sukses juga di panjenengan :)

      Delete
  4. Wah, Everlasting flowers . . Sepupuku diberi bunga kyk gini ma pacarnya, , semoga cinta mereka abadi . .

    ReplyDelete
  5. harus dijaga kelestarian bunga edelwis

    ReplyDelete
  6. Jadi tau banyak ni tentang bunga edelweis.
    Nice Reading. =D

    ReplyDelete
  7. Jika bunga edelweis di katakan sebagai pengabadian cinta bersama pasangannya, maka akan banyak orang yg berlomba lomba mendapatkan bunga itu demi yg di cintainya.
    Memang bunga itu begitu indah dan mempesona, aku pun pernah memetiknya karena penasaran dgn bunga itu tetapi aku kembaikan lgi ke pohonnya krna bunganya gak wangi, biasa aja.

    Saya sarankan jgn memetik bunga itu, apalagi memberikan pada org tercinta. Bukan abadi yg di dptkan, malah mengundang JIN untuk datang.

    Sumber: pengalaman naik gunung
    http://ikapelpenajaya.blogspot.com

    ReplyDelete
  8. Info yang bagus sob buat nambah pengetahuan tentang bunga Edelweis. Terimakasih banyak sob

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan menarik...hemmmm...bener gak ea.... ??

      Delete
  9. Betul sekali yang dikatakan agan.... Nari kita jaga bunga ini dari tangan panjang seseorang..
    Jaga kode Etik Pencinta Alam

    ReplyDelete
  10. mbak/mas.... boleh dong minta html blog ini :D

    ReplyDelete
  11. jadi pengen di kasih bunga edelweis. . .
    ^_~

    ReplyDelete
  12. semoga cinta kami abaadi, seperti makna bunga yang dia berikan padaku... edelweisss (f)

    ReplyDelete
  13. ;(( wduhh,, pdahal aku mau menghadiahkan pada pacarku, eh sebelum qw memperoleh bunga itu, qw sdh putus dengan pacar ku....... ;-(

    ReplyDelete
  14. Wah keren jg ea nmax pdhal gk bgtu wangi hx indah bla d pndang
    tenang n damai bla k puncak bsa mlhat bnga edelweis

    ReplyDelete
  15. tak ada bunga yg abadi, klo ingin bunga yg abadi, berikan aja bunga plastik, perlu ratusan tahun untuk bisa terurai, dan km pun pasti udah mati duluan, jauh sebelum bunga plastik yg telah kau berikan ke pacar km hancur.

    ReplyDelete
  16. memetik langsung bunga edelweis dari lereng gunung merupakan salah satu mimpi ku.
    setelah baca ini jadi makin semangaat deh

    ReplyDelete
  17. Mitosnya kok malah dipake sih?
    Harusnya kalian ini melestarikannya bukan malah mengambilnya..!!
    Saat ini saya muak dengan para pendaki gunung yg niatnya sudah berbeda dgn visi serta misi yg di ikrarkan.
    Sekarang ini para pendaki hanya menjadi monyet yg ingin eksis dgn cara berfoto, merusak bahkan mengotori alam yg seharusnya menjadi tempat untuk para pecinta alam bertadabur mengagumi keindahan ciptaan allah. Terlebih lagi yg paling parah adalah memakai mitos ini, apa kalian sadar kalian berusaha memunahkan tumbuhan ini..!!
    Coba kalian fikirkan kembali..!!

    ReplyDelete
  18. :) quafy.student.ipb.ac.id yes, that's edelweiss.. however I LOVE EDELWEISS (f)

    ReplyDelete
  19. Save Edelweiss ! Yap, sesuka apapun aku sama bunga edelweiss insyaAllah kalo suatu saat nanti ada kesempatan buat mendaki gunung yg ada edelweissnya cuma mau diabadiin lewat kamera aja :) aku punya sih edelweiss kering di rumah, gak bisa nahan juga untuk gak memiliki. Tp mau punya dari dikasih org lain atau beli aja gak mau metik pake tangan sendiri hehe

    ReplyDelete
  20. Bunga abadi.. Prnah ku dksih edelweis dr mntan pacar'ku.. Tp skrg ku udh ga sma dy lagi.. Belum jdoh mungkin :-)

    ReplyDelete
  21. :d, mitos nech gan . .Apa udah ada yang memang mengalami mitos itu ya???
    Nice artikelnya . . Semangat berkarya gan
    Salam kenal, ditunggu visit baliknya . .

    ReplyDelete
  22. Jaga dan lestarikan ya..
    Semoga PN besok juli bisa liat langsung bunga edelweis nya..

    ReplyDelete
  23. di gede pangrango emang keren edelweis nya hihi

    ReplyDelete
  24. (p) huhhh ;-( sediihhhhhh :((

    ReplyDelete
  25. Saya kemaren baru mendaki gunung ciremai , ternyata bunga edelweis indah banget .
    Tapi sayangnya sekarang mulai banyak pendaki yg memetik bunga itu :'(
    Buat para pendaki gunung harap jangan memetik bunga itu , coba kalo bunga itu punah ? Cucu cicit kalian tidak akan bisa melihat bunga itu .
    Sayapun sebelum mendaki berniat memetik bunga itu , tapi setelah di puncak saya berfikir 2 kali buat memetik Edelweis .
    #SaveEdelweis

    ReplyDelete
  26. sayang ya kalo semakin berkurang ekosistemnya, lama-lama akan punah, tar anak cucu kita dapet apa kalo udah naik gunung? dapet capek aja krn bawaanya berat :(

    ReplyDelete
  27. Makasih ya... Jadi lebih tahu nih tentang bunga edewais

    ReplyDelete
  28. ini keren banget, cantik sekali bunga Edelweis ini :)


    jam tangan untuk naik gunung

    ReplyDelete
  29. Pngen dikasih bunga edelweis, tp ga jd deh... lebih baik dikasih bunga bank XD

    ReplyDelete
  30. Edelweis.. aku tdk berniat memetik mu, aku cukup ingin melihat keindahan mu dari dekat II Kapan??

    ada rasa nya sseorg yg ngasih aku bunga kering bersama foto nya sedang mendaki gunung,, tapi aku tidak tahu pasti itu Edelweis bukan?? kalo iya itu bunga nya... itu sudah cukup menjelaskan perassaanya pada ku..

    ReplyDelete
  31. Suka banget sama bunga ini :) Sayang... belum pernah liat langsung :((

    ReplyDelete
  32. edelweis banyak di temui di puncak gunung, jadi inget ketika waktu naik gunung dulu

    ReplyDelete
  33. Sayangnya pas aku ndaki gunung arjuno kemarin edelweisnya masih kuncup dan dia terlalu patuh buat gak metik. Padahal pengen banget.huh
    mampir yuk enywd.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh... keren atuh "dia''nya mbak Eny, laki fearless banget, hehe

      thanks kunjungannya :-)

      Delete
  34. saya gak suka pendaki yang metik edelweis

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bang, semoga kesadaran untuk tidak memetik edelweis semakin merona di dada para pendaki. aamiin :-)

      Delete
  35. ada mba joro ada mbah kaboireng ada mbah ringgo kalian ini apa apaan sih , mbah saya aja pernah juara lari saya biasa aja .

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.... iya bang itu si mbahmbah... sudah tak hapusin... bikin ribet aja tuh hhh

      terima kasih sudah berkunjung :-)

      Delete
  36. oohhh..jadi gtu ya mitosnya boss.
    baru tau lh saya ni bos...
    maksih bos atas infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya booss,,, samisami boss :-) thanks juga sudah berkunjung :-)

      Delete
  37. Pngen bsa liat langsung. Dan ku petik satu sbg bukti tanda aq mencintaimu

    ReplyDelete

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu. (kertaskita.com)


"jika kau bertanya sejauh mana cinta membuat bahagia, biarlah kukatakan kepadamu; tidak. cinta tidak membuatku bahagia dan tidak pula membuatku merana. ya, kerna bukan cinta yang membuatku bahagia, melainkan fakta bahwa engkau mencintaiku dan aku mencintaimu. bisa kaupahami ini?" ~ TIMUR SINAR SUPRABANA

Popular Posts

Blog Archive

Daftar Unggulan

Kumpulan Puisi Kiriman Sahabat sajak Timur Sinar Suprabana Mieft Aenzeish Puisi Sitok Srengenge ~SAJAK~: Setyo Widodo Cerbung Revalina Ranting Puisi WS. Rendra Puisi Chairil Anwar Puisi Hang Ws Karang Indah Karya Abdullah Nafeeza Al-Anshary Catatan Gunawan Budi Susanto Puisi Martinus Sihwanto Karya Heru Yogo Purnomo puisi Marlin Dinamikanto Egga Hardikta HUMOR Puisi Nano Suyatno Cerpen A.S. Laksana Puisi Beno Siang Pamungkas Puisi DG Kumarsana Puisi Eko Tunas Puisi GusMus Mp3 Download Gratis Puisi Mieft Aenzeish mp3 Download gratis Cerbung Vicio Rizky Muhammad Hasyim Puisi Klara Akustia BERTANYA KEPADA GUSDUR ~ oleh Nugroho Suksmanto BIOGRAFI SASTRAWAN INDONESIA Cerbung Rini Purnomo Pengertian Sastra Puisi Fasih Radiana Mp3 Puisi GusMus Sajak AD Donggo puisi Poetih Dekil Abdullah Ali Beno Siang Pamungkas Catatan GusMus Cermin Mieft Aenzeish Cerpen DP Anggi Cerpen Gunawan Budi Susanto {Kang Putu} Cerpen Nugroho Suksmanto DIALOG PRESIDEN oleh Poncowae Lou KISAH CINTA Kata-Kata Bijak Motifasi dan Renungan PARODI HUKUM INDONESIA Puisi Johar Arifin Art Puisi NWU Gabriel Genesis Puisi Poncowae Lou puisi Abdullah Ali ANTOLOGI CERPEN SAHABAT Catatan Marlin Dinamikanto Catatan Poetih Dekil Catatan Sitok Srengenge Cerbung Rindu Menemu Basuh Cerbung Veteran Yang Terabaikan Cerpen A.A. Navis Cerpen Dgkumarsana Kum Cerpen Fink RisQi Cerpen Mieft Aenzeish Download KBBI Terbaru 2013 E-Book Karya Harun Yahya E-Book ~ Ilmu Untuk Jadi Orang Kaya Kumpulan Esai Kiriman Sahabat Nabi Adam AS Puisi HY Purnomo Puisi Indah karya Gunawan Maryanto karya Putu Wijaya karya terbaik Jalaluddin Rumi
Copyright © 2012 - 2015 Sastra Indonesia |desain oleh Renadel Dapize