INGATAN TERHADAP 12 12 2012, Sajak Mieft Aenzeish


Ingatan Terhadap 12 12 2012



angin mengekas dingin
debu-debu saling adu
gelap tanpa lilin
kelu terus menghantu

tanpa serakan kaki berjalan
tanpa dengungan musik jalanan
kian hitam langit tak berawan
tertutup debu milyar butiran

mataku terus berkaca,
sebelum kemudian bertanya,
...siapa aku sebenarnya?

Mieft Aenzeish, memory 12 12 2012

2 Responses to "INGATAN TERHADAP 12 12 2012, Sajak Mieft Aenzeish"

  1. postingan yang sangat bermanfaat gan
    terus berkarya untuk negeri ini agar tetap maju,
    salam sukses sesama blogger indonesia
    salam kenal dari blogger kebumen
    minta kunjungan baliknya gan di Kumpulan Terbaru

    ReplyDelete

Pijakilah Setiap yang Kau Baca dengan Komentar Manismu.